Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di Forum Kalibata City!
Silakan melakukan login dengan menggunakan username dan password Anda, atau menggunakan login Google+, Facebook atau Twitter yang Anda miliki.
Jika belum terdaftar, silakan melakukan registrasi di sini.
Sebelum melakukan posting, baca peraturan forum di sini.

SP.Beritasatu.com: Warga Kalibata City Gelar Aksi Damai di KPK

http://jakarta.bisnis.com/read/20160408/77/535933/tak-ada-himpunan-pemilik-prostitusi-marak-di-apartemen-kalibata-city#

Warga Kalibata City Gelar Aksi Damai di KPK

JAKARTA] Warga Kalibata City menggelar aksi damai di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/4) pagi. Warga Kalibata City bergabung dengan warga 36 rusun untuk menyampaikan pengaduan berikut bukti-bukti pendukung dugaan korupsi pengembang ke KPK.

Kegembiraan warga Kalibata City atas pengungkapan korupssi Agung Podomoro secara cepat berubah menjadi energi baru untuk bersama-sama bangkit dan berjuang kembali. Para pegiat rusun yang juga tergabung dalam Kesatuan Aksi Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Indonesia (KAPPRI) menjadikan momentum tersebut untuk mengungkap dugaan korupsi rusun ke publik secara luas.

Ade Tedjo, Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) versi warga sekaligus koordinator rombongan dari Kalibata City mengatakan warga akan memanfaatkan momentum ini semaksimal mungkin dengan melakukan konsolidasi intensif dengan berbagai pihak yang berkepentingan.

“Aksi damai ke KPK adalah pintu masuk untuk membuat publik cukup aware bahwa terdapat persoalan pelik di rusun yang diduga menyangkut korupsi dalam berbagai bentuk oleh pengembang dan dugaan suap dan gratifikasi kepada pejabat publik dengan berbagai modus,” ujarnya.

Menurut Tedjo, tulisan yang ada dalam spanduk-spanduk yang dibawa warga adalah materi aksi damai tahun lalu di Kalibata City. Hal itu berarti dari tahun lalu sampai sekarang, warga masih mengalami ketidakadilan, bahkan lebih parah padahal warga sudah berjuang sejak 2011.

“ Dugaan korupsi dan suap tersebut indikasinya sangat kuat,Misalnya praktik-praktik yang bisa kita evaluasi bersama seperti bagaimana mungkin pengembang bisa menjual sebelum Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diurus dan belum ada bangunan fisiknya. Lalu bisa membangun tanpa IMB dan persyaratan lainnya. Kemudian bisa menyerahkan satuan rumah susun (sarusun) sebelum ada Sertifikat Laik Fungsi (SLF),” tambah Bambang S, juru bicara KWKC.

Wewen Zie, juru bicara lainnya menambahkan tidak ada laporan keuangan yang diaudit dan transparan atas iuran pemeliharaan lingkungan dan sinking fund yang dihimpun dari warga membuat kami khawatir ada penyelewengan dalam berbagai bentuk termasuk dugaan penggelapan.

“Juga banyak fasilitas sosial dan fasilitas umum di Kalibata City yang dikomersialkan tanpa ada laporan dari pengelola. Ini merupakan pelanggaran dari hak warga dan juga pelanggaran ketentuan perundang-undangan. Semua persoalan di atas telah dilaporkan ke Pemprov DKI, namun hingga hari ini belum ada tindakan nyata,” keluh Wewen.

Aksi damai ini dihadiri oleh rusun se-DKI antara lain: Maple Park, East Park, Green Pramuka City, Bellezza, Menara Cawang, Gading Nias Residence, Palace residences, Gading Mediteranian, Palace, Menara Latumeten, Pancoran River Side, Kalibata City, Kenari Mas, Mediterania Marina Ancol, The Lavande Residences, Thamrin city, Pakubuwono, Bintaro Park View, Mediterania Gajah Mada, Green Park view, MEDITERANIA Bloulevard, SAHID, GREEN Bay, Pluit Sea view, Mangga 2 court, Mangga 2 square, Ltc glodok, Teluk intan, The mansion at kemang, Permata Mediterania, Hayam Wuruk, Gading Icon, Graha Cempaka Mas, Mangga 2 Mall, ITC Roxy, Gading Resort/MoI. [U-5]
Sign In or Register to comment.